Author Archives: admin

Lokasi Baru Menu Edit di Excel 2007 Ke Atas

Sejak Microsoft Office 2003 berevolusi menjadi Microsoft Office 2007 dan generasi penerusnya, banyak perubahan yang terjadi, terutama lokasi dan tampilan menu sehingga merubah short cut yang mengakibatkan kebingungan bagi anda yang terbiasa dengan menu excel 2003.

Nah berikut penulis rangkum perubahan menu di excel 2003 dengan excel 2007 dan generasi penerusnya :

Lokasi Menu di Excel 2003 Lokasi Menu di Excel 2007/10/13
Edit | Undo Quick access toolbar | Undo
Edit | Redo Quick access toolbar | Redo
Edit | Cut Home | Clipboard | Cut
Edit | Copy Home | Clipboard | Paste
Edit | Office board Home | Clipboard dialogue box launcher
Edit | Paste Home | Clipboard | Paste
Edit | Paste Special Home | Clipboard | Paste Special
Edit | Paste as hyperlink Home | Clipboard | Paste as hyperlink
Edit | Fill Home | Editing | Fill
Edit | Clear Home | Editing | Clear
Edit | Delete Home | Cells | Delete
Edit | Delete Sheet Home | Cells | Delete | Delete Sheet
Edit | Move or Copy Sheet Home | Cells | Format | Move or Copy Sheet
Edit | Find Home | Editing | Find and Select | Find
Edit | Replace Home | Editing | Find and Select | Replace
Edit | Go to Home | Editing | Find | Find and Select | Go to
balnk_cell_1

Menghapus Cell Kosong Secara Cepat Di Excel

Kasus kali ini penulis temukan pada saat membuat laporan akademik semseteran untuk dilaporkan ke kopertis (DIKTI), data asal adalah excel yang nantinya akan diimport ke foxpro. Namun data asal yang penulis miliki terdapat masalah yaitu adanya baris kosong (blak cell) disetiap akhir baris data, jelasnya perhatikan gambar berikut :

Masalah diatas bisa diatasi denganmenghapus manual satu persatu baris kosong namun masalahnya terdapat ratusan baris kosong maka penulis harus mencari cara tercepat untuk menghapus data.

Untuk melakukan penghapusan baris kosong secara cepat berikut langkah-langkahnya :

1. Blok Seluruh data

2. Klik Home -> Editing -> Find & Select -> Go To

3. Kemudian pada kotak dialog Goto Teka ntombol Spesial

4. Pada kotak dialog Goto Special Berikut pilih Blanks 

5. Maka secara otomatis seluruh cell kosong akan terpilih, sekarang saatnya menghapus cell, pilih Home -> Cells -> Delete -> Delete Sheet Rows

7. Hasil Akhir adalah sekarang semua baris ksong telah terhapus

Selamt Mencoba !

grafik_batang_1_zps5660e697

Memilih Tipe Grafik Yang Tepat

Dalam hal apapun gambar bisa memperjelas informasi yang disampaikan daripada tulisan text biasa, begitu pula dalam penyampaian data dan informasi angka membaca data dalam format grafik akan lebih mudah daripada dalam bentuk tabel atau deskripsi biasa. Didalam excel secara garis besar terdapat tiga jenis grafik diantarnya :

  1. Grafik batang
  2. Grafik garis dan
  3. Grafik Lingkaran

 

Pemilihan jenis grafik yang tepat akan lebih tepat pula dalam penyampaian data informasi, berikut adalah kondisi kapan anda harus menggunakan ketiga grafik tersebut :

Grafik Batang

Grafik batang lebih tepat digunakan untuk menyampaikan informasi perbandingan dalam bentuk angka absolut, misal perbandingan penerimaan siswa dari tahun ketahun, seperti tampak pada gambar dibawah ini :

Grafik Batang Satu Series Data

Grafik Batang Lebih dari Satu Series Data

Grafik Garis

Grafik garis lebih cocok untuk menggambarkan informasi trend perkembangan yang berkesinambungan dalam jangka waktu yang relatif pendek misal perubahan harga saham, perubahan suhu tubuh, perubahan nilai rupiah terhadap dollar, perhatikan contoh grafik dibawah ini :

Grafik baris dengan Satu Series Data

Grafik Lingkaran

Grafik lingkaran lebih tepat digunakan untuk menggambarkan informasi dalam bentuk proporsi (persentase). Berbeda dengan dua grafik sebelumnya, grafik jenis lingkaran hanya menerima satu buah data series sehingga jika anda memiliki dua seris maka series data yang akan dibaca adalah data series yang pertama. Contoh penggunaan grafik lingkaran misal untuk menampilkan informasi persentase perolehan suara berdasarkan partai, persentasi jumlah penjualan per periode dan lain-lain, perhatikan gambar dibawah ini :

Grafik Lingkaran

Pembukuan Toko Satu Periode Akuntansi Dengan Excel

Artikel kali ini merupakan pengembangan dari artikel sebelumnya tantang Pembukuan Toko Sederhana dengan excel, kali ini tema tersebut diangkat kembali sehubungan ada permintaan darii rekan kerja yang mengelola usaha yang cukup besar kapasitas transaksinya, sehingga rekan kerja penulis meminta dibuatkan pembukuan satu periode yang didalamnya mencakup :

  1. Mencatat Penerimaan
  2. Mencatat Pengeluaran
  3. Menampilkan data transaksi per divisi
  4. Menampilan rekap penerinmaan dan pengeluaran pada akhir periode
  5. Menampilkan Laba (rugi) dan perubahan saldo setiap akhir bulan

Tidak seperti biasanya pada artikel kali ini tidak akan dijelaskan step by step nya karena didalamnya sudah tercakup seluruh materi pada blog ini, Jika anda membutukan untuk usaha anda atau untuk dipelajari silahkan downloa file nya.

DOWNLOAD

Penyelesaian Algoritma Decision Tree C4.5 dengan Ms Excel

Contoh kasus kali ini penulis akan memberikan contoh penyelesaian algoritma decision tree C4.5 menggunakan Ms Excel. Namun tidak akan menjelaskan panjang lebar apa tu algoritma decision tree C4.5, untuk jelasnya anda bisa membaca teori nya dari artikel Algoritma Decision Tree C4.5.

Sebagai contoh kasus awal merupakan Soal Ujian Tengah Semester Pascasarjana STMIK LIKMI Bandung, berikut penulis gambarkan deskripsi kasus yang akan dipecahkan menggunakan algoritma decision tree C4.5.  Penulis memiliki serangkaian data  yang tersimpan dalam format tabel dimana data merupakan hasil observasi dari 11 proses produksi dengan tingkat kecepatan, kelembaban dan temperatur yang berbeda-beda sehingga menghasilkan produk dengan dua kategori yaitu produk baik dan produk cacat, dengan algoritma decision tree akan mencoba mengklasifikasikan produk dengan kriteria apa yang akan dikelompokan kedalam hasil baik dan buruk, untuk jelasnya perhatikan tabel dibawah ini :

Untuk menyelesaikan kasus diatas dengan algoritma decision tree C4.5 berikut langkah-langkahnya :

1. Buat nama pada cell area dengan ketentuan sebagai berikut :

  • cell C3 sampai cell C14 diberi nama data_temp
  • cell D3 sampai cell D14 diberi nama data_cepat
  • cell E3 sampai cell E14 diberi nama data_suhu
  • cell F3 sampai cell F14 diberi nama data_hasil

Untuk memberi nama cell seperti diatas silahkan baca artikel Memberi Nama Pada Cell Area

2. Berdasarkan data pada tabel pertama buat calon percabangan, adapun calon percabangan yang mungkin terjadi dari tabel pertama adalah :

3. Berikutnya buat tabel untuk menghitung frekwensi yang muncul dari setiap hasil produk berikut dengan proporsi-nya serta entropy-nya / H(t), sehingga tampak seperti berikut :

Berikut adalah formula-formula yang digunakan untuk mengisi tabel diatas:

  • Cell I17 (Frekwensi Baik)  :
    =COUNTIFS(data_hasil,H17)
  • Cell J17 (Proporsi Baik /Pj) :
    =I17/I19
  • Cell K17 (log2.Pj) :
    =Log(J17,2)
  • Cell L17 (Entropy Baik / -P.log2.Pj) :
    =(-K17)*J17
  • Untuk mengisi baris berikutnya anda cukup melakukan copy paste pada baris dibawahnya:
  • Cell I19 (Total Frekwensi ) :
    =SUM(I17:I18)
  • Cell L19 (Total Entropy ) :
    =SUM(L17:L18)

4. Berikutnya kita akan menghitung Gain dari masing-masing kriteria untuk mencari gain tertinggi yang akan dijadikan cabang keputusan, untuk itu gunakan bantuan tabel seperti dibawah ini :

Adapun formula-formula yang digunakan untuk mengisi kolom-kolom diatas adalah :

  • Cell E25 (Produk dengan hasil baik pada  temperatur tinggi) :
    =COUNTIFS(data_temp,D25,data_hasil,$E$24)
  • Cell F25 (Produk dengan hasil cacat pada  temperatur tinggi) :
    =COUNTIFS(data_temp,D25,data_hasil,$F$24)
  • Cell G25 (Proporsi Produk baik terhadap keseluruhan produk pada temperatur tinggi):
    =IFERROR((E25/(E25+F25)),0)
  • Cell H25 (Proporsi Produk cacat terhadap keseluruhan produk pada temperatur tinggi):
    =IFERROR(F25/(E25+F25),0)
  • Cell I25 (-P(baik) X LOG2 P(baik)) :
    =IFERROR((-G25*LOG(G25,2)),0)
  • Cell J25 (-P(cacat) X LOG2 P(cacat)) :=IFERROR((-H25*LOG(H25,2)),0):
  • Cell K25 (Total) :=I25+J25
  • Cell L25 (P=Temp..) :
    =COUNTIFS(data_temp,D25)/COUNTA(data_temp)
  • Cell M25 (Total X P(Temp=..)) :
    =K25*L25
  • Cell N25 (E(Total*P(Temperatur=..))):
    =SUM(M25:M26)
  • Cell O25 (Gain masing-masing cabang) :
    =$L$19-N25

 

5. Selanjutnya untuk mengisi Cell E26 sampai M26 (Cabang 1 Temperatur Normal), anda cukup mengcopy dari Cell E25 sampai M25 (Cabang 1 Temperatur Tinggi).

6. Berikutnya untuk mengisi cell E27 sampai O25, anda ulangi langkah nomor 4 dengan cara meng-copy cell E25 sampai O25, namun anda ubah pada bagian data_temp didalam formula dengan data_cepat, karena kita akan mengisi calon cabang 2 Kecepatan tinggi dan kecepatan rendah

7. Dan untuk mengisi Cell E28 sampai M28 (Cabang 2 Kelembaban Normal), anda cukup mengcopy dari Cell E27 sampai M27 (Cabang 2 Kelembaban Tinggi).

8. Selanjutnya untuk mengisi cell E29 sampai O29, anda ulangi langkah nomor 4 dengan cara meng-copy cell E25 sampai O25, namun anda ubah pada bagian data_temp didalam formula dengan data_suhu, karena kita akan mengisi calon cabang 3 Kelembaban tinggi, kelembaban normal, dan kelembaban rendah.

9. Dan untuk mengisi Cell E30 sampai M30 dan  Cell E31 sampai M31  (Cabang 2 Kelembaban sedang dan rendah), anda cukup mengcopy dari Cell E29 sampai M29 (Cabang 2 Kelembaban Tinggi).

10. Setelah selesai terisi semua saatnya menarik kesimpulan calon cabang yang mana yang akan dijadikan cabang sesungguhnya, hal ini dilakukan dengan mencari nilai tertinggi dari kolom Gain , dari kolom tersebut didapat gain 0,46 (calon cabang 1) yang akhirnya menjadi cabang, sehingga tahap pertama kita bisa membuat pohon keputusan level pertama seperti berikut :

Dari gambar diatas terlihat dua simbol yaitu simbol kotak dan simbol elips, simbol kotak menandakan keputusan final artinya, jika temperatur nya tinggi maka hasil produksi nya pasti cacat, namun jika temperatur nya rendah kita tidak bisa menentukan apakah cacat atau baik, karena belum final keputusannya maka langkah pertama pada langkah-langkah diatas anda ulang lagi, namun membuang bagian produk yang diproduksi menggunakan temperatur tinggi (proses 1 s.d. 6), sehingga tabel data pertama akan menjadi seperti berikut setelah mengeliminasi hasil produk dengan temperatur tinggi.

  • cell C3 sampai cell C8 diberi nama data_temp_2
  • cell D3 sampai cell D8 diberi nama data_cepat_2
  • cell E3 sampai cell E8 diberi nama data_suhu_2
  • cell F3 sampai cell F8 diberi nama data_hasil_2

Untuk memberi nama cell seperti diatas silahkan baca artikel Memberi Nama Pada Cell Area

11. Hitung  entropi untuk tabel diatas (setelah mengeliminasi temperatur tinggi)

Untuk formula menghitung sama dengan pada langkah ke3, tugas anda hanya mengganti area data_hasil dengan data_hasil_2.

12. Berikutnya kita akan menghitung Gain dari masing-masing kriteria untuk mencari gain tertinggi yang akan dijadikan cabang keputusan, untuk itu gunakan bantuan tabel seperti dibawah ini :

Hitung kolom-kolom diatas menggunakan formula pada langkah-langkah ke-4 tugas anda hanya mengganti cell area data_hasil menjadi data_hasil_2, data_temp menjadi data_temp_2, data_hasil menjadi data_hasil_2.

13. Setelah seluruhnya terisi cari Gain tertinggi, kebetulan kedua calon memiliki gain yang sama yaitu 0.00 jika ditemukan hal demikian gunakan yang yang mana saja dalam hal ini calon cabang 3 yang terpilih untuk cabang ke-dua.

14. Dari hasil tersebut maka Decision Tree-nya adalah sebagai berikut :

Sebagai bahan latihan silahkan download file latihan excel-nya.

DOWNLOAD

Memeriksa Jawaban Soal Pilihan Ganda dengan Excel

Kali ini penulis akan berbagi trik tentang cara memeriksa jawaban hasil ulangan/ujian dengan tipe soal pilihan ganda / multiple choice, kasus ini sengaja penulis buat untuk membantu menyelesaikan pemeriksaan hasil ulangan siswa.  Secara garis besar berikut screenshoot dari lembar kerja excel yang akan dibuat :

Dari gambar diatas tugas anda hanyalah mengisi area berwarna putih dalam hal ini nama siswa dan jawaban siswa, namun sebelumnya anda harus mengisi kunci jawaban pada bagian atas tabel, sedangkan pada bagian yang berwarna kuning akan diisi secara otomatis.

Adapun langkah-langkah membuat formulanya adalah sebagai berikut :

1. Buatlah nama pada cell C* dengan nama kunci menggunakan fasilitas insert name define.

2. Mengisi Kolom Status

Adapun Formulanya adalah sebagai berikut :

=IF(D13=””,””,IF(LEN(D13)=LEN(kunci),”Ok”,IF(LEN(D13)>LEN(kunci),”Lebih”,”Kurang”)))

Maksud dari formula tersebut adalah, jika pada kolom D13 tidak ada isinya maka kolom status dikosongkan, dan jika banyaknya huruf dalam cell D13 sama dengan banyaknya huruf dalam cell C8 (kunci) maka tampilkan status OK, dan jika banyaknya huruf dalam cell D13 lebih besar dari banyaknya huruf dalam cell C8 (kunci) tampilkan status Lebih dan jika kurang maka tampilkan status Kurang.

3. Mengisi nilai pada kolom skore

Pada tahap ini akan diberikan contoh formula untuk menilai skore soal nomor satu untuk siswa ke satu.

=IF(F$11<=LEN($D12),IF(MID($D12,F$11,1)=MID(kunci,F$11,1),1,0),0)

Maksud dari formula diatas adalah jika banyaknya huruf di cell D12 kurang dari sama dengan  isi cell F11 dalam hal ini 1, maka akan dilakukan lagi pengecekan kecocokan antara jawan dengan kunci jawaban, jika cocok bernilai 1 jika tidak bernilai 0, pengecekan jawaban menggunakan formula  :

IF(MID($D12,F$11,1)=MID(kunci,F$11,1),1,0)

4. Perhatikan tanda $ pada alamat cell jika tanda dollar berada di depan alamat kolom maka alamat kolom tersebut tidak akan berubah jika dicopy kemanapun, begitu pula jika tanda $ berada didepan nomor baris, nomor baris tersebut tidak akan berubah jika dicopy kemanapun, ini lah yang disebut dengan cell absolut, untuk selanjutnya cell absolut akan dibahas pada bagian lain.

5. Tahap selanjutnya cell F12 ke smua kolom skore dan baris siswa, jika akan menambah siswa dan jumlah soal tinggal memodifikasinya saja.

6. Untuk mengisi nilai terbesar, terkecil dan jumlah serta rata-rata gunakan fungsi agregasi di excel

7. Sebagai bahan latihan, silahkan filenya di download DISINI.